Test

terima kasih telah mengunjungi blog saya

Senin, 12 April 2010

Kebohongan Seorang Ibu Dalam Hidupnya..

" Seumur hidup kita menggendong orangtua di pundak kita, tidak akan bisa membalas jasa-jasa orang tua kita "

"Delapan Kebohongan Seorang Ibu Dalam Hidupnya"

Dalam kehidupan kita sehari-hari, kita percaya bahwa kebohongan akan
membuat manusia terpuruk dalam penderitaan yang mendalam, tetapi kisah ini justru sebaliknya.

Dengan adanya kebohongan ini, makna sesungguhnya dari kebohongan ini justru dapat membuka mata kita dan terbebas dari penderitaan, ibarat sebuah energi yang mampu mendorong mekarnya sekuntum bunga yang paling indah di dunia.

Cerita bermula ketika aku masih kecil, aku terlahir sebagai seorang anak
laki-laki di sebuah keluarga yang miskin. Bahkan untuk makan saja,
seringkali kekurangan. Ketika makan, ibu sering memberikan porsi nasinya
untukku. Sambil memindahkan nasi ke mangkukku, ibu berkata :

"Makanlah nak, aku tidak lapar" ---------- KEBOHONGAN IBU YANG PERTAMA

Ketika saya mulai tumbuh dewasa, ibu yang gigih sering meluangkan waktu senggangnya untuk pergi memancing di kolam dekat rumah, ibu berharap dari
ikan hasil pancingan, ia bisa memberikan sedikit makanan bergizi untuk
petumbuhan. Sepulang memancing, ibu memasak sup ikan yang segar dan mengundang selera. Sewaktu aku memakan sup ikan itu, ibu duduk disamping ku dan memakan sisa daging ikan yang masih menempel di tulang yang merupakan bekas sisa tulang ikan yang aku makan. Aku melihat ibu seperti itu, hati juga tersentuh, lalu menggunakan sumpitku dan memberikannya kepada ibuku. Tetapi ibu dengan cepat menolaknya, ia berkata :

"Makanlah nak, aku tidak suka makan ikan" ---------- KEBOHONGAN IBU YANG KEDUA

Sekarang aku sudah masuk SMP, demi membiayai sekolah abang dan kakakku,
ibu pergi ke koperasi untuk membawa sejumlah kotak korek api untuk ditempel, dan hasil tempelannya itu membuahkan sedikit uang untuk menutupi kebutuhan hidup. Di kala musim dingin tiba, aku bangun dari tempat tidurku, melihat ibu masih bertumpu pada lilin kecil dan dengan gigihnya melanjutkan pekerjaanny menempel kotak korek api. Aku berkata :"Ibu, tidurlah, udah malam, besok pagi ibu masih harus kerja.

" Ibu tersenyum dan berkata :"Cepatlah tidur nak, aku tidak capek"
---------- KEBOHONGAN IBU YANG KETIGA

Ketika ujian tiba, ibu meminta cuti kerja supaya dapat menemaniku pergi
ujian. Ketika hari sudah siang, terik matahari mulai menyinari, ibu yang
tegar dan gigih menunggu aku di bawah terik matahari selama beberapa jam. Ketika bunyi lonceng berbunyi, menandakan ujian sudah selesai. Ibu dengan segera menyambutku dan menuangkan teh yang sudah disiapkan dalam botol yang dingin untukku. Teh yang begitu kental tidak dapat dibandingkan dengan kasih sayang yang jauh lebih kental. Melihat ibu yang dibanjiri peluh, aku segera memberikan gelasku untuk ibu sambil menyuruhnya minum.

Ibu berkata :"Minumlah nak, aku tidak haus!" ---------- KEBOHONGAN IBU
YANG KEEMPAT

Setelah kepergian ayah karena sakit, ibu yang malang harus merangkap
sebagai ayah dan ibu. Dengan berpegang pada pekerjaan dia yang dulu, dia harus membiayai kebutuhan hidup sendiri. Kehidupan keluarga kita pun semakin susah dan susah. Tiada hari tanpa penderitaan. Melihat kondisi keluarga yang semakin parah, ada seorang paman yang baik hati yang tinggal di dekat rumahku pun membantu ibuku baik masalah besar maupun masalah kecil. Tetangga yang ada di sebelah rumah melihat kehidupan kita yang begitu sengsara, seringkali menasehati ibuku untuk menikah lagi. Tetapi ibu yang memang keras kepala tidak mengindahkan nasehat mereka,

Ibu berkata : "Saya tidak butuh cinta" ----------KEBOHONGAN IBU YANG
KELIMA

Setelah aku, kakakku dan abangku semuanya sudah tamat dari sekolah dan bekerja, ibu yang sudah tua sudah waktunya pensiun. Tetapi ibu tidak mau, ia rela untuk pergi ke pasar setiap pagi untuk jualan sedikit sayur untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Kakakku dan abangku yang bekerja di luar kota sering mengirimkan sedikit uang untuk membantu memenuhi kebutuhan ibu, tetapi ibu bersikukuh tidak mau menerima uang tersebut. Malahan mengirim balik uang tersebut.

Ibu berkata : "Saya punya duit" ----------KEBOHONGAN IBU YANG KEENAM

Setelah lulus dari S1, aku pun melanjutkan studi ke S2 dan kemudian
memperoleh gelar master di sebuah universitas ternama di Amerika berkat sebuah beasiswa di sebuah perusahaan. Akhirnya aku pun bekerja di perusahaan itu. Dengan gaji yang lumayan tinggi, aku bermaksud membawa ibuku untuk menikmati hidup di Amerika. Tetapi ibu yang baik hati, bermaksud tidak mau merepotkan anaknya, ia berkata kepadaku :

"Aku tidak terbiasa" ----------KEBOHONGAN IBU YANG KETUJUH

Setelah memasuki usianya yang tua, ibu terkena penyakit kanker lambung, harus dirawat di rumah sakit, aku yang berada jauh di seberang samudra atlantik langsung segera pulang untuk menjenguk ibunda tercinta. Aku melihat ibu yang terbaring lemah di ranjangnya setelah menjalani operasi. Ibu yang keliatan sangat tua, menatap aku dengan penuh kerinduan. Walaupun senyum yang tersebar di wajahnya terkesan agak kaku karena sakit yang ditahannya. Terlihat dengan jelas betapa penyakit itu menjamahi tubuh ibuku sehingga ibuku terlihat lemah dan kurus kering. Aku sambil menatap ibuku sambil berlinang air mata. Hatiku perih, sakit sekali melihat ibuku dalam kondisi seperti ini. Tetapi ibu dengan tegarnya berkata :

"Jangan menangis anakku, Aku tidak kesakitan" ----------KEBOHONGAN IBU YANG KEDELAPAN.

Setelah mengucapkan kebohongannya yang kedelapan, ibuku tercinta menutup matanya untuk yang terakhir kalinya. Dari cerita di atas, saya percaya teman-teman sekalian pasti merasa tersentuh dan ingin sekali mengucapkan : "Terima kasih Ibu ! "

Coba dipikir-pikir teman, sudah berapa lamakah kita tidak menelepon ayah ibu kita? Sudah berapa lamakah kita tidak menghabiskan waktu kita untuk berbincang dengan ayah ibu kita?
Di tengah-tengah aktivitas kita yang padat ini, kita selalu mempunyai
beribu-ribu alasan untuk meninggalkan ayah ibu kita yang kesepian. Kita
selalu lupa akan ayah dan ibu yang ada di rumah. Jika dibandingkan dengan pacar (maaf yah nyindir yg pacaran), kita pasti lebih peduli dengan pacar. Buktinya, kita selalu cemas akan kabar pacar, cemas apakah dia sudah makan atau belum, cemas apakah dia bahagia bila di samping kita...??

Namun, apakah kita semua pernah mencemaskan kabar dari ortu kita? Cemas apakah ortu kita sudah makan atau belum? Cemas apakah ortu kita sudah bahagia atau belum? Apakah ini benar? Kalau ya, coba kita renungkan kembali lagi...

Di waktu kita masih mempunyai kesempatan untuk membalas budi ortu kita, lakukanlah yang terbaik. Jangan sampai ada kata "MENYESAL" di kemudian hari.

Baca Selengkapnya......

Keberadaan Syahril Johan Masih Misteri

Syahril Johan, sosok yang disebut Kombes Pol Susno Duadji sebagai aktor dalam kasus pajak yang melibatkan Gayus Tambunan, hingga kini keberadaannnya masih misteri.
Menurut keterangan penjaga rumah mantan diplomat Indonesia di Australia ini, Yanto, majikannya sudah tidak berada di rumah sejak dua pekan lalu.

“Pak Syahril sudah tidak ada di rumah kurang lebih dua pekan lalu. Alasannya sih ke luar negeri. Tapi pastinya saya kurang tahu,” ujar Yanto di kediaman Sjahril, Jalan Rasamala VII Nomor 10, Kelurahan Menteng Dalam, Kecamatan Tebet, Jakarta Selatan, Selasa (13/4/2010).

Dia mengaku hingga kini sudah berhubungan lagi dengan Syahril, demikian juga dengan istrinya.

“Istri Pak Syahril juga pergi beberapa hari setelah Bapak pergi,” terangnya.

Saat ditanya apakah kepergiannya ke luar negeri, Yanto mengaku tidak bisa memastikannya. Namun dia menjelaskan saat pergi istrinya tidak membawa tas besar layaknya akan pergi jauh. “Wah saya enggak tahu. Biasa aja perginya tidak membawa koper,” jelasnya.

Yanto mengaku terakhir kali Syahril dan istrinya berada di rumah pada Maret lalu.

Saat ditanya soal apartemen milik Syahril di Jalan Cassablanca, Jakarta Selatan, Yanto mengaku tidak tahu.

“Saya enggak tahu. Yang saya tahu Pak Syahril hanya tinggal di sini saja,” pungkasnya.

Baca Selengkapnya......

Dir Merpati: Merpati Tergelincir karena Landasan Licin

Pesawat Merpati Boeing 737-300 PK MDE yang tergelincir di Manokwari karena cuaca buruk. Saat mendarat, pesawat tersebut tergelincir lalu masuk sungai.

"Karena hujan landasan licin, pesawat tergelincir," ujar Direktur Merpati Nikko saat dihubungi detikcom, Selasa (14/4/2010).

Pesawat tergelincir pukul 11.06 waktu setempat. Pesawat mengalami rusak parah badan pesawat terbelah dua. Namun tidak ada korban meninggal dalam kecelakaan ini. Penumpang luka-luka ringan

Baca Selengkapnya......

Anas Urbaningrum: Kompetisi Ini Tidak Konfliktual

Berbeda dengan partai politik lain, perebutan kursi Ketua Umum DPP Partai Demokrat (PD) periode 2010-2015 sejauh ini berlangsung nyaris tanpa gejolak. Walau semangat persaingan terasa hingga ke daerah, tapi tidak ada saling serang antar tiga kontestannya.

"Ini kompetisi yang tenang, teduh dan tidak ada konfliktual. Ini demokrasi politik yang PD bangun di Indonesia," jelas calon Ketum DPP PD, Anas Urbaningrum.

Berikut petikan wawancara detikcom dengan Anas Urbaningrum di ruang kerjanya, Gedung Nusantara 1 lantai 9, Kompleks DPR-RI, Senayan, Jakarta, Selasa (6/4/2010). Seperti pembawaannya, Anas menjawab setiap pertanyaan secara kalem dan sistematis.

Sejak resmi kompetisi dimulai, apa tetap menjalin kontak dengan dua pesaing Anda?

Kami tetap berkomunikasi, tidak pernah terputus. Pak MA (Marzuki Alie) dan Pak AM (Andi Mallarangeng) adalah sparing partner plus sahabat seperjuangan saya dalam membesarkan partai.

Bagaimana Anda melihat kompetisi ini?

Kompetisi ini bukanlah permusuhan, melainkan bagian proses internal partai politik yang harus terus berjalan. Kongres ini nanti merupakan laboratorium politik berdemokrasi yang baik dan itu ditandai dengan kompetisi tanpa ada rasa permusuhan.

Kongres ini juga mempunyai target menunjukkan ke publik bahwa PD yang lahir di era reformasi punya jiwa sejalan dengan semangat reformasi. Ini adalah kompetisi yang tenang, teduh dan tidak konfliktual. Ini demokrasi politik yang PD bangun di Indonesia.

Maka bila nanti tidak beruntung mendapatkan amanah dari kongres, Anda tidak melihat itu sebagai masalah?

Ketika bersiap maju kompetisi, setiap kontestan pasti sadar bahwa ujungnya adalah kalah atau menang. Tapi kalah dan menang, itu bagian pendewasaan PD. Apa pun nanti hasilnya, itu bagian integral dari kemenangan partai. Saya yakin kandidat lain juga berpandangan demikian.

Politisi sekelas Mas Anas, Pak MA dan Pak AM pasti tidak sulit legowo dalam menerima kekalahan. Tapi bagaimana menularkan itu kepada para tim sukses di daerah yang pasti sudah terlanjur terpolarisasi?

Cara berpolitik yang dewasa, bersih dan baik selalu saya tekankan ke tim sukses saya. Saya pikir itu tidak akan sulit untuk disampaikan ke daerah. Sebab DPC kan juga melihat masing-masing figur utama yang mereka dukung. Kalau dari atas garisnya putih, pasti akan mereka panuti.

Itu kultur internal yang Pak SBY ajarkan dan menjadi panduan kami. Kongres ini bisa menjadi momen strategis untuk mensosialisasikan nilai-nilai itu kembali, mungkin tidak akan sempurna tapi bisa diikhtiarkan.

Bila beruntung mendapatkan amanah, Mas Anas akan merekrut kompetitor ke dalam kepengurusan baru?

Oh pasti itu, pasti. Bila saya mendapatkan amanah dari kongres, tentu tidak boleh ada yang diabaikan. Pak MA dan Pak AM juga bagian sangat penting dalam pengelolaan PD ke depan. Kami semua terikat untuk terus membesarkan partai.

Baca Selengkapnya......

DPR Minta Bamus Percepat Pembentukan Tim Pengawas

Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) meminta Badan Musyawarah DPR segera membentuk tim pengawas kasus Bank Century. Kasus tersebut kini sedang ditangani Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

"Kami minta bamus segera membentuk tim pengawas. Apakah jumlahnya 30 itu keputusan Bamus," kata Wakil Ketua DPR Pramono Anung.

Hal itu disampaikan dia di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (13/4/2010).

Dikatakan dia seharusnya Bamus sudah menyelesaikan pembentukan tim itu kemarin. Namun, karena tidak banyak anggota yang hadir, pembentukan tim tersebut terpaksa dibatalkan.

"Tidak ada yang bisa menghambat atau menghalang-halangi," tegasnya.

Baca Selengkapnya......

Penangkapan Susno di Bandara Kurang Baik

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Marzuki Alie menilai penangkapan Komjen Pol Susno Duadji oleh Propam Mabes Polri di Bandara Soekarno-Hatta sebagai tindakan kurang baik. Sebaiknya polri dapat bertindak lebih profesional.

"Kurang baik saja masa ditangkap di bandara. Apalagi beliu saat ini jadi icon untuk bongkar masalah markus," ujar Marzuki kepada wartawan di Gedung DPR, Selasa (14/4/2010).

Menurut Marzuki, kasus Susno ini adalah masalah internal polri tidak sepatutnya penangkapan diperlihatkan di depan publik. "Itu kan masalah internal, sebaiknya jangan dipertontonkan seperti itu, sebaiknya diselesaikan secara baik-baik," pintanya.

Susno ditangkap oleh sekitar empat orang Provost di Bandara Soekarno-Hatta. Susno sempat menolak saat anggota Provost menjemputnya dari bandara. Namun, akhirnya Susno mau dan mengikuti proses pemeriksaan di Mabes Polri. Usai diperiksa, Susno diperbolehkan kembali ke kediamannya di Cinere, Depok.

Susno dinilai oleh Propam melakukan pelanggaran kode etik karena berencana ke luar negeri tanpa izin. Susno dinilai telah melanggar Pasal 6 huruf b dan c PP Nomor 2 Tahun 2003 tentang Pelanggaran Disiplin Polri.

Baca Selengkapnya......

Rabu, 31 Maret 2010

Biaya Produksi Minimal di dalam Suatu Perusahaan

Didalam Biaya produksi atau operasional dalam sistem industri memainkan peran yang sangat penting, karena ia menciptakan keunggulan kompetitif dalam persaingan antar industri dalam pasar global. Hal ini disebabkan proporsi biaya produksi dapat mencapai sekitar 70% – 90% dari biaya total penjualan secara keseluruhan, sehingga reduksi biaya produksi melalui peningkatan efisiensi akan membuat harga jual yang ditetapkan oleh produsen menjadi lebih kompetitif.

beberapa strategi pengendalian biaya produksi dapat menggunakan skenario berikut :
• Pertama, biaya harus dipandang sebagai keuntungan potensial (potential profit), bukan sekedar pengeluaran atau ongkos produksi yang memang harus dikeluarkan. dengan demikian reduksi biaya produksi melalui peningkatan efisiensi akan meningkatkan keuntungan.

• Setelah persepsi tentang biaya produksi diatas berubah, manajemen harus melaksanakan aktivitas produksi bernilai tambah (bukan sekedar mengubah input menjadi output) dengan jalan berproduksi pada biaya produksi yang minimum. Dengan cara ini perusahaan akan meningkatkan daya saing melalui strategi penetapan harga (pricing strategy) yang kompetitif di pasar.

• Keunggulan kompetitif produk dipasar akan meningkatkan pangsa pasar (market share) yang berarti akan meningkatkan penerimaan total (TR) dari penjualan produk itu.

• Strategi reduksi biaya produksi dan penetapan harga produk yang kompetitif dipasar akan meningkatkan keuntungan perusahaan, karena keuntungan perusahaan adalah benefit antara TR dan Total Cost (TC).

• Dengan demikian strategi di atas harus dilakukan melalui skenario 1). melaksanakan aktivitas produksi pada tingkat biaya produksi minimum, 2). Menetapkan harga produk yang kompetitif di pasar, 3). memperluas pangsa pasar (market share) melalui keunggulan kompetitif (meningkatkan daya saing terus menerus), 4). memperoleh penerimaan total (TR) yang terus meningkat, 5). memperoleh keuntungan (net benefit) yang terus meningkat, 6). meningkatkan kesejahteraan bagi stakeholders.

Kesimpulan berkaitan dengan teori biaya produksi

1. Biaya tetap total (TFC) tidak bergantung pada kuantitas output (Q), sedangkan biaya variabe total bergantung pada kuantitas output (Q)
2. Biaya tetap rata-rata (AFC) menurun secara kontinyu sampai mendekati garis horisontal, karena AFC = TFC / Q.
3. Kurva AVC menurun mencapai minimum untuk kemudian mengalami peningkatan karena AVC = TVC / Q.
4. Total Cost (TC) merupakan penjumlahan dari biaya TFC dan TVC karena TC = TFC + TVC.
5. ATC mula-mula akan turun kemudian akan meningkat karena ATC = TC / Q.
6. SMC mula-mula menurun mencapai minimum pada kuantitas output tertentu dan kemudian akan naik (catatan biasanya SMC akan selalu memotong kurva AVC) karena SMC = dTC / dQ (baca d=delta)
7. Jika SMC <>AVC maka AVC meningkat dan jika SMC = AVC maka AVC minimum
8. Jika SMCATC maka ATC meningkat dan jika SMC = ATC, maka ATC minimum.

Baca Selengkapnya......