Test

terima kasih telah mengunjungi blog saya

Rabu, 09 Juni 2010

Eksekusi Lahan di Bekasi Berakhir Ricuh

Eksekusi lahan seluas satu hektar di Bekasi berakhir ricuh. Lahan yang dimenangkan PT Batara Mulya Propindo, Kampung Baru, Jati Sampurna ini, mendapat perlawanan dari penduduk yang tinggal di lahan tersebut.

Bentrok pun pecah ketika aparat satuan polisi pamong praja mengeksekusi lahan tersebut, Rabu (9/6/2010). Ratusan orang yang mengklaim tanah tersebut adalah sah milik mereka dan telah ditinggal selama bertahun-tahun melakukan perlawanan.

Pantauan di lapangan, aksi pukul dan dorong mendorong pun tak terelakan antara warga denga petugas. Bahkan seorang ibu menagis histeris lantaran bangunan rumahnya dibongkar paksa oleh petugas.

Tidak hanya itu, salah seorang warga jatuh pingsan lantaran menghalangi alat berat beco yang akan mengeksekusi lahan seluas satu hektar berserta rumah tinggal mereka. Tangis ibu-ibu pun pecah saat eksekusi berlangsung.

Aksi lempar batu ke arah terus terjadi selama proses eksekui berlangsung. Tidak hanya batu, salah seorang warga ada yang membawa bom molotov. Beruntung polisi dapat mengamankan warga tersebut sebelum bom tersebut dilempar.

Atas insiden ini, polisi sempat mengamankan salah seorang warga yang diduga melakukan provokasi. Tidak beberapa waktu kemudian, eksekusi yang melibatkan 500 personel dari satuan polisi pamong praja, Polres Bekasi Kabupaten, Kodim, dan beberapa organisasi massa selesai dilakukan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar